1.
Interlibrary Loan-ILL
(Pelayanan Pinjaman Antar Perpustakaan). Pinjaman interlibrary ( disingkat ILL
, dan kadang-kadang disebut interloan, interlending, dokumen pengiriman, atau
dokumen pasokan ) adalah layanan dimana pengguna satu perpustakaan bisa
meminjam buku atau menerima fotokopi dokumen yang dimiliki oleh orang lain
perpustakaan. Meskipun
buku dan jurnal artikel yang paling sering meminta item, beberapa perpustakaan
akan memberikan rekaman audio, rekaman video, peta, lembaran musik, dan
microforms dari semua jenis.
2.
Beberapa
Organisasi profesi yang bergerak di bidang perpustakaan:
·
Forum Perpustakaan Sekolah Indonesia disingkat FPSI
Pada tanggal 8 Agustus 2002 di Cisarua Bogor dibentuk Forum
Perpustakaan Sekolah Indonesia disingkat FPSI dengan tujuan Meningkatkan peran perpustakaan sekolah dalam
menunjang kurikulum berbasisi kompetensi. Membangun dan mengembangkan kerjasama
antar perpustakaan guna memenuhi kebutuhan informasi pengguna jasa.
Meningkatkan SDM perpustakaan sekolah dalam rangka mengembangkan layanan untuk
menunjang proses belajar mengajar.
Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia disingkat
ISIPII
·
Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia. (ATPUSI)
Asosiasi
Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia adalah wadah organisasi bagi para tenaga
perpustakaan sekolah yang dibentuk untuk meningkatkan fungsi dan peran
pustakawan sekolah dalam pengelolaan perpustakaan di sekolahnya. ATPUSI lahir
pada tanggal 28 Mei 2009 di Jakarta dalam sebuah kegiatan kepustakawanan
sekolah yang dihadiri oleh 137 tenaga perpustakaan sekolah dari seluruh
Indonesia. Adapun tujuan terbentuknya ATPUSI adalah sebagai berikut:
a.
meningkatkan profesionalisme tenaga perpustakaan
sekolah;
b.
mengembangkan ilmu perpustakaan, dokumentasi, dan
informasi;
c.
mengabdikan dan mengamalkan tenaga dan keahlian tenaga
perpustakaan sekolah untuk bangsa dan Negara Republik Indonesia.
·
Klub Perpustakaan Indonesia disingkat KPI
Himpunan dari
berbagai jenis perpustakaan dan perorangan yang mempunyai minat, perhatian, dan
kepedulian pada perkembangan perpustakaan di Indonesia. Pada
tanggal 20 Oktober 1981 dibentuk Klub Perpustakaan Indonesia disingkat KPI yang
diprakarsai oleh Balai Pustaka, diresmikan pada 4 Januari 1982 dan berubah
menjadi organisasi yang bersifat mandiri pada tanggal 1 Oktober 1994.
·
Forum Perpustakaan Perguruan Tunggi Indonesia disingkat FPPTI
Organisasi
Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi diusulkan pada Seminar Forum Komunikasi
Pembinaan Perpustakaan Perguruan Tinggi se Jawa, yang diselenggarakan oleh
Perpustakaan Nasional RI, pada tanggal 29 − 30 September 1999 dan Musyawarah
Nasional tanggal 10 – 12 Oktober 2000 di Ciawi, Bogor. Peserta terdiri dari
para Kepala Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang sepakat
membentuk organisasi sebagai wadah dimana dapat menjalin kerjasama untuk
meningkatkan perannya dalam menunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dengan dilandasi
asas kemitraan pengelola perpustakaan perguruan tinggi akan meningkatkan
kualitas SDM mereka bersama dengan Perpustakaan Nasional RI sebagai fasilitator
dan dinamisator.
·
Forum Perpustakaan Umum Indonesia disingkat FPUI
Pada tanggal 4 Juni 2002
di Cipayung Bogor dibentuk Forum Perpustakaan Umum Indonesia disingkat FPUI . Bahwa keberadaan
Perpustakaan Umum telab tersebar di seluruh Indonesia untuk memberikan layanan
bahan pustaka dan informasi pada masyarakat umum. Bahwa perlu dibentuknya Forum
Perpustakaan Umum sebagai sarana untuk senantiasa meningkatkan mutu layanan
yang merata di seluruh Indonesia. 3Bahwa untuk meningkatkan efektivitas forum
ini. perlu dibentuk kepengurusan yang diremajakan secara berkala sesuai dengan
masa periode kepengurusan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar