Selasa, 08 September 2015

Organisasi Profesi Perpustakaan



1.       Interlibrary Loan-ILL (Pelayanan Pinjaman Antar Perpustakaan). Pinjaman interlibrary ( disingkat ILL , dan kadang-kadang disebut interloan, interlending, dokumen pengiriman, atau dokumen pasokan ) adalah layanan dimana pengguna satu perpustakaan bisa meminjam buku atau menerima fotokopi dokumen yang dimiliki oleh orang lain perpustakaan. Meskipun buku dan jurnal artikel yang paling sering meminta item, beberapa perpustakaan akan memberikan rekaman audio, rekaman video, peta, lembaran musik, dan microforms dari semua jenis.

2.       Beberapa Organisasi profesi yang bergerak di bidang perpustakaan:
 
·         Forum Perpustakaan Sekolah Indonesia disingkat FPSI
Pada tanggal 8 Agustus 2002 di Cisarua Bogor dibentuk  Forum Perpustakaan Sekolah Indonesia disingkat FPSI dengan tujuan Meningkatkan peran perpustakaan sekolah dalam menunjang kurikulum berbasisi kompetensi. Membangun dan mengembangkan kerjasama antar perpustakaan guna memenuhi kebutuhan informasi pengguna jasa. Meningkatkan SDM perpustakaan sekolah dalam rangka mengembangkan layanan untuk menunjang proses belajar mengajar.   Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia disingkat ISIPII 
·         Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia. (ATPUSI)
Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia adalah wadah organisasi bagi para tenaga perpustakaan sekolah yang dibentuk untuk meningkatkan fungsi dan peran pustakawan sekolah dalam pengelolaan perpustakaan di sekolahnya. ATPUSI lahir pada tanggal 28 Mei 2009 di Jakarta dalam sebuah kegiatan kepustakawanan sekolah yang dihadiri oleh 137 tenaga perpustakaan sekolah dari seluruh Indonesia. Adapun tujuan terbentuknya ATPUSI adalah sebagai berikut:
a.       meningkatkan profesionalisme tenaga perpustakaan sekolah;
b.      mengembangkan ilmu perpustakaan, dokumentasi, dan informasi;
c.       mengabdikan dan mengamalkan tenaga dan keahlian tenaga perpustakaan sekolah untuk bangsa dan Negara Republik Indonesia.

·         Klub Perpustakaan Indonesia disingkat KPI 
Himpunan dari berbagai jenis perpustakaan dan perorangan yang mempunyai minat, perhatian, dan kepedulian pada perkembangan perpustakaan di Indonesia. Pada tanggal 20 Oktober 1981 dibentuk Klub Perpustakaan Indonesia disingkat KPI yang diprakarsai oleh Balai Pustaka, diresmikan pada 4 Januari 1982 dan berubah menjadi organisasi yang bersifat mandiri pada tanggal 1 Oktober 1994.
·         Forum Perpustakaan Perguruan Tunggi Indonesia disingkat FPPTI
            Organisasi Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi diusulkan pada Seminar Forum Komunikasi Pembinaan Perpustakaan Perguruan Tinggi se Jawa, yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI, pada tanggal 29 − 30 September 1999 dan Musyawarah Nasional tanggal 10 – 12 Oktober 2000 di Ciawi, Bogor. Peserta terdiri dari para Kepala Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang sepakat membentuk organisasi sebagai wadah dimana dapat menjalin kerjasama untuk meningkatkan perannya dalam menunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dengan dilandasi asas kemitraan pengelola perpustakaan perguruan tinggi akan meningkatkan kualitas SDM mereka bersama dengan Perpustakaan Nasional RI sebagai fasilitator dan dinamisator.
·         Forum Perpustakaan Umum Indonesia disingkat FPUI
Pada tanggal     4 Juni  2002 di Cipayung Bogor dibentuk Forum Perpustakaan Umum Indonesia disingkat FPUI  . Bahwa keberadaan Perpustakaan Umum telab tersebar di seluruh Indonesia untuk memberikan layanan bahan pustaka dan informasi pada masyarakat umum. Bahwa perlu dibentuknya Forum Perpustakaan Umum sebagai sarana untuk senantiasa meningkatkan mutu layanan yang merata di seluruh Indonesia. 3Bahwa untuk meningkatkan efektivitas forum ini. perlu dibentuk kepengurusan yang diremajakan secara berkala sesuai dengan masa periode kepengurusan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar